Nusantech Office

Terletak pada lantai dua dari ruko berlantai tiga, kantor startup dibidang IT yang didirikan oleh kalangan muda ini memiliki luasan kurang lebih 100 m2. Kondisi bangunan yang sudah banyak kerusakan membuat Arsitek mengajukan konsep Industrial ke Klien. Hal tersebut guna meminimalisir biaya perbaikan yang harus dikeluarkan klien. Bagian yang paling terasa dari tema industril ini ada pada bagian plafon. Arsitek mendesain plafonnya dengan mengekspos beton lantai tiga.

Ruangan yang Arsitek desain hanya pada ruang kerja dan rapat saja dengan total luasan desain 82,5 m2. Ruang kerja didesain “open space” agar ruangan yang memiliki luasan 65 m2 ini dapat menampung 15 pekerja. Karena pendiri kantor ini merupakan anak-anak muda, suasana kantor ini Arsitek desain lebih dinamis dengan pengaplikasian mural dan pola warna pada dinding kantor. Agar lebih menimbulkan kesan luas, plafon beton ekspos tersebut Arsitek beri cat warna hitam. Hal tersebut juga untuk menyamarkan jalur-jalur kabel yang ditempel agar terlihat lebih rapih.

Walaupun terdapat jendela pada ruang kerja, tetapi Arsitek memutuskan untuk menutupnya secara view dan udara karena berhubungan langsung dengan tempat pengolahan sampah lingkungan. Mesikupun ditutup, Arsitek tetap menyisakan 50 cm pada bukaan atas jendela untuk memasukan cahaya kedalam ruangan. Kemudian untuk memperkuat kesan industrial, furniture pada kantor ini mengkombinasikan material kayu dengan besi.

Nama Proyek
Nusantech Office

Lokasi Proyek
Daan Mogot, Jakarta Barat

Tim Desain
Fadhlillah Syams

Tahun
2017

Status Proyek
Terbangun

Luas Area Desain
82,5 m2

Jumlah Lantai
2

Pekerjaan
Interior Desain

Lihat juga proyek ini di

Proyek Lainnya